Begini Ciri – Ciri Ayam Bertelur yang Produktif

HC Farm > Blog > Cooking Tips > Begini Ciri – Ciri Ayam Bertelur yang Produktif

Begini Ciri - Ciri Ayam Bertelur yang Produktif
MENGETAHU TENTANG CIRI-CIRI AYAM PETELUR
 
Apa yang kalian ketahui tentang ayam petelur? Ayam petelur ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu ayam petelur ringan dan ayam petelur medium. Ayam petelur mampu memproduksi telur dalam jumlah yang banyak yaitu kurang lebih sampai 350 butir per tahun.
Bila kita sebagai Peternak ayam, sangat penting untuk mengetahui mengenai ciri-ciri ayam petelur yang sedang produktif dalam memproduksi telur dan ayam yang tidak dapat memproduksi telur. Karena, apa bila ayam tersebut tidak mampu memproduksi telur ketika masa produksi nya, maka kemungkinan besar ayam tersebut terkena suatu penyakit yg bisa membahayakan seluruh populasi kandang.
Berikut ini ada 4 ciri-ciri ayam bertelur/produktif (umur 45 minggu)
  1. Bagian jengger dan pial nya terlihat bersinar atau mengkilap merah dan besar serta tidak nampak pucat.
  2. Bagian Kloaka nya tidak kering , terdapat cairan, Kloaka tidak sempit dan mengkerut serta terlihat bersih
  3. Tulang pinggul belakang sangat pleksibel dan sangat lentur, dan jaraknya antara tiga jari orang dewasa,
  4. Jika kita raba, bagian abdomen (perut) terasa lentur dan tidak keras. kemudian jarak antara tulang dada dan kloaka sekitar tiga sampai empat jari orang dewasa.
Coba perhatikan gambar yang terdapat di bawah ini, yang ada tanda marker atau spidol adalah posisi tulang pubis
ciri-ciri ayam bertelur yang produktif dan tanda-tanda ayam yang tidak bertelur
ciri-ciri ayam bertelur yang produktif dan tanda-tanda ayam yang tidak bertelur
ciri-ciri atau tanda ayam bertelur yang produktif dan ciri-ciri ayam yang tidak bertelur
 
Berikut ini adalah ciri-ciri ayam yang tidak bertelur yaitu :
  1. Jengger dan pial nya nampak pucat atau tidak mengkilap, hal ini mungkin bisa mengindikasikan bahwa adanya penyakit yang menyerang ayam tersebut sehingga ayam menjadi terganggu produktivitasnya dalam bertelur.
  2. Jengger dan pial nya juga nampak mengecil.
  3. Kloaka terlihat kering / tidak lembab dan Kloaka nampak mengkerut.
  4. Jarak antara tulang pubis sangat kecil, dan kurang dari dua jari.
  5. Jika pada bagian abdomen (perut) kita raba akan terasa keras dan tidak lentur.
Selain yang disebutkan diatas penyebab ayam tidak bisa bertelur adalah karena stress akibat kebisingan, atau pun karena nutrisi pakan yang tidak terpenuhi, dan bisa juga ayam tidak bisa bertelur karena gangguan hormonal.
Itulah sedikit informasi atau uraian mengenai ayam bertelur yang produktif dan ayam tidak bertelur, data peternakan ini kami rangkum dari beberapa sumber mohon maaf bila banyak terdapat kesalahan dalam penyampaiannya.

TERNAK AYAM PETELUR – Kami bergerak di bidang pembesaran ayam petelur atau pullet dan pemasaran telur ayam. Dengan pelayanan yang baik selama pembesaran ayam untuk ayam petelur, kami telah berhasil membesarkan ayam petelur siap bertelur atau Pullet dengan sehat dan baik serta resiko kematian yang kecil dari keseluruhan populasi yang ada. Bergabung KLIK DISINI. Hubungi Kami di Tlp : 0813 3493 1175| Email : contact@company.com / info@company.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat