Manfaat Bulu Ayam

HC Farm > Blog > artikel > Manfaat Bulu Ayam

Manfaat Bulu Ayam

Manfaat Bulu AyamMANFAAT BULU AYAM

Bulu Ayam – Mungkin bagi orang bulu ayam terdengar dan terlihat biasa-biasa saja. Namun tahukah Anda, bulu ayam memiliki banyak kegunaan bagi kita loh. Bulu ayam ini bisa dimanfaatkan untuk kerajinan, nah untuk kesempatan kali ini mari kita bahas berbagai kerajinan dari pemanfaatan bulu ayam.Selamat membaca 🙂

 

Manfaat bulu ayam

  1. Dijadikan kemoceng

Sudah tidak asing lagi bukan dengan yang bernama kemoceng ini ? tentu tidak. Saat ini di daerah pedesaan hampir semua memiliki kemoceng yang diperoleh dari bulu ayam ini. harga kemoceng memang tidak begitu mahal. Tetapi setidaknya hal inipun dapat meningkatkan penghasilan masyarakat, dari pada bulu ayam yang langsung dibuang begitu saja.

  1. Untuk isi bantal

Kita ketahui ada kalanya isi bantal atau guling itu berasal dari bulu ayam atau bulu itik atau bulu-bulu unggas yang lainnya.

  1. Sebagai hiasan dinging

Selain dapat dimanfaatkan sebagai kemoceng, ternyata bulu ayam pun dapat dimanfaatkan sebagai hiasan dinding, dapat dibuat baground untuk lukisan atau sejenisnya, hal ini pun tergantung pada kreativiatas seseorang dalam mengelolanya. Hiasan-hiasan dinding ini pun akan lebih mendapatkan harga yang tidak cukup murah tetapi tidak cukup malah pula, namun dengan memanfaatkan bulu ayam untuk hiasan dinding seperti halnya dalam bulu ayam itu terdapat lukisan dan lain sebagainya akan menjadikan nilai tambah dan nilai harga jual di kalangan masyarakat. Uniknya lagi ketika hiasan dinding ini benar-benar diolah dengan baik dan bisa sampai ekspor keluar.

  1. Untuk membuat kok

Kok yang digunakan untuk batminton itupun ada yang terbuat dari bulu ayam. Tentu tidak muda membuat kok ini, karena beberapa kok bulu ayam yang digunakan dapat dibilang cukup kaku sehingga apabila digunakan untuk bermain bulu tangkis akan lebih nyaman.

  1. Dijadikan Tepung Bulu Ayam

Tepung bulu ayam ini bermanfaat untuk digunakan sebagai bahan pangan ternak, cara untuk mengolah tepung bulu ayam inipun akan di jelaskan pada penjelasan dibawah ini nantinya.

  1. Untuk hiasan gelang

Selain untuk hiasan dinding, tidak jarang kita sering melihat bahwa pada aksesoris bagian gelang pun ada yang isinya bulu ayam, atau bahkan tidak hanya gelang, pada kalung atau bandol kalung pun terkadang sudah ada yang memanfaatkan bulu ayam untuk hiasan dan memperindah bentuknya, meskipun dengan polesan beberapa warna dari cat.

  1. Sebagai bahan acsesoris anting

Sama halnya dengan hiasan gelang, pada acsecoris anting pun dapat memanfaatkan bulu ayam untuk bandol antingnya. Tentu dengan beberapa polesan sehingga bulu ayam ini dapat terlihat elegan dan indah jika digunakan untuk hiasan anting anting.

Dari ketujuh manfaat bulu ayam ini, mungkin yang masih tampak asing adalah tepung bulu ayam. Bila kok, hiasan, gelang, bantal, kemoceng, ini sudah jelas adanya dan sudah umum dapat ditemukan dan dilihat dengan nyata. Namun untuk dijadikan tepung bulu ayam bagi mereka yang tidak mengetahui jauh tentang manfaat bulu ayam mungkin belum mengetahui manfaatnya sejauh ini. Untuk itu pada kesempatan kali ini pun kami akan membahas sedikit mengenai bagaimana membuat tepung bulu ayam sebagai pakan ternak dari bulu ayam ini.

Cara Membuat Tepung Bulu Ayam

Ada 3 cara mengolah bulu ayam menjadi tepung bulu ayam sehingga dapat dimanfaatkan untuk makan ternak. Ada pula manfaat bulu ayam ini terdiri dari pengelolaan melalui perlakuan fisik, pengolaan melalui perlakuan kimiawi dan pengelolaan melalui kedua jenis perlakuan tersebut. Adapun setiap jenis dan cara pengelolaan akan dibahas pula saat ini.

  1. Pengelolaan dengan perlakuan fisik.

Carilah bulu ayam yang berkualitas sebanyak-banyaknya. Olahlah bulu ayam melalui perlakuan fisik. Perlakuan fisik pada bulu ayam dapat dilakukan dengan memberikan temperatur dan tekanan pada sebanyak 3,2 atmosfer. Sebelum memberikan tekanan sebanyak 3,2 atmosfer terebih dahulu anda perlu merebus bulu ayam dengan wajan yang tertutup. Rebuslah selama kurang lebih 45 menit agar bulu ayam menjadi mudah digiling. Setelah ini keringkan dengan temperatur 600 C setelah kering gilinglah bulu ayam ini sampai benar-benar halus.

  1. Pengelolaan dengan perlakuan kimiawi

Cara yang pertama adalah sama dengan point pertama yaitu dengan mengumpulkan banyak bulu ayam yang akan diolah, kemudian pengelolaan secara kimiawi ini dibutuhkan NaOH sebanyak 6% dan diberi tekanan sebanyak 64,6 % panaskan dengan secukupnya saja, karena apabila pemanasan terllau lama dapat menyebabkan kerusakan pakan ternak atau tepung bulu ayam dengan ditandai reaksi kecoklatan. Sehingga warna tepung bulu ayam ini tidak begitu bagus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa hasilnya atau kualitasnya tidak baik. Untuk itu dalam mengelola perlakuan kimia ini harus benar-benar jeli dan teliti.

  1. Pengelolaan dengan fisik dan kimiawi (kombinasi)

Pengelolaan kombinasi artinya dari kedua cara tersebut dikombinasikan menjadi satu cara yang dimana hal ini akan membuat hasil menjadi lebih baik dan lebih maksimal lagi. Dengan demikian sangat diharapkan adanya pengelolaan tepung bulu ayam secara enzimatis dengan fermentasi. Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai sumber enzim proteolik yang digunakan untuk membuat tepung bulu ayam

Itulah cara mengelola bulu ayam agar menjadi tepung bulu ayam, dengan melakukan pengelolaan ini tentunya akan membantu saudara untuk medapatkan penghasilan dari hasil kreativitas yang anda buat.

Itulah manfaat dan cara mengelola salah satu manfaat dari bulu ayam, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat