Tips Membeli Anak Ayam

HC Farm > Blog > pusat telur ayam > Tips Membeli Anak Ayam

Memelihara ayam dari kecil, merupakan kebahagiaan tersendiri. Kita bisa melihat perkembangan ayam sejak kecil atau sejak menetas. Namun jika Anda hendal membeli anak ayam, dalam pemilihannya tidak boleh sembarangan. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilih anak ayam. Semoga bermanfaat 🙂

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Anak Ayam

Seperti yang Anda ketahui bahwa memelihara anak ayam memang sangat menguntungkan, namun bukan berarti Anda dapat dengan cepat mendapatkannya. Sebelum Anda memutuskan untuk memelihara anak ayam, pastikan Anda yakin mengapa Anda ingin memelihara anak ayam. Pastikan pula apakah Anda memiliki waktu, uang dan sarana lain untuk merawatnya.

  • Dalam hal biaya, memelihara anak ayam relatif lebih murah dibandingkan dengan memelihara hewan lainnya. Namun, kebutuhan pakan untuk anak ayam sangatlah penting dan dibutuhkan terus-menerus. Jasa para dokter hewan terkadang juga akan memakan biaya jika terdapat beberapa ayam Anda yang sakit. Bahkan mungkin, Anda perlu membayar seorang peternak dan membeli sebuah kandang ayam jika Anda memelihara ayam untuk pertama kalinya.
  • Memberi makan ayam tidak akan menghabiskan banyak waktu. Anda hanya perlu memberi makan dan minum secara teratur setiap harinya, menjaga kebersihan kandang (termasuk kotoran di kandang) dan mengumpulkan telur-telurnya sekali atau dua kali dalam sehari. Apabila Anda akan pergi dalam beberapa hari, Anda memerlukan seseorang yang akan merawat ayam-ayam Anda dan mungkin hal ini akan sedikit menyulitkan Anda.
Sebelum membeli ayam atau membuat kandang untuk memelihara ayam, sangatlah penting untuk Anda mengetahui peraturan daerah lokal dan peraturan keseluruhan masyarakat di sekitar Anda. Banyak kota yang melarang adanya pemeliharaan ayam jantan (terutama karena mereka senang berkokok), atau bahkan ada yang membatasi jumlah pemeliharaan ayam betina dalam satu rumah.

  • Banyak komunitas yang membutuhkan beberapa izin yang ditandatangi oleh tetangga sekitar sebelum Anda ingin memelihara ayam . Sementara itu, beberapa pihak lain juga menetapkan peraturan mengenai ukuran dan penempatan bangunan bagi pemeliharaan ayam.
Ayam merupakan hewan yang mudah berinteraksi satu dengan lainnya, sehingga Anda harus memelihara paling sedikit 3 sampai 6 ekor untuk membuat satu rombongan. Memiliki satu atau dua ekor ayam tambahan bukanlah ide yang buruk untuk mengantisipasi adanya ayam yang mati karena predator ataupun penyakit.

  • Pilih jenis ayamnya. Jenis ayam yang akan Anda pelihara harus didasarkan pada kualitasnya seperti sifat, kemampuan ayam untuk bertelur, ukuran dan warna telur, kecocokan telur dan ayam terhadap cuaca, nilai estestis serta kualitas daging yang dihasilkan. Hal tersebut dapat Anda ditentukan sesuai keinginan Anda.

    • Untuk produksi telur yang tinggi, pilihlah jenis ayam petelur seperti Black Australorps (ayam petelur yang dikembangkan di Australia), karena ayam jenis ini memproduksi telur dengan sangat baik.
    • Untuk jenis ayam yang berfungsi ganda (pedaging dan petelur), seperti ras ayam Buff Orpingtons (ayam yang berasal dari Inggris dengan bulu kekuningan) dan ayam Silver Laced Wyandottes (ayam petelur dan pedaging yang berasal dari Amerika), memiliki ukuran yang lebih besar daripada jenis ayam petelur biasa. Di samping itu, mereka juga lebih baik dalam memproduksi telur dibandingkan dengan ayam pedaging biasa yang bibitnya lebih diutamakan untuk menghasilkan daging.Di samping itu, biasanya ayam betina akan bertelur 5 sampai 6 telur per minggu. Jadi, dengan memiliki 4 ekor ayam saja sudah mampu menghasilkan hampir dua lusin telur per minggu. Semakin banyak ayam yang dipelihara, semakin banyak pula telur yang dihasilkan.
    Carilah tempat dimana Anda bisa mendapatkan anak-anak ayam. Biasanya, Anda bisa mendapatkan anak ayam di peternakan lokal ketika musim semi atau dapat memesannya melalui katalog. Ingatlah bahwa pemesanan jenis ini biasanya memiliki jumlah pesanan minimum, yaitu paling sedikit 25 anak ayam dalam satu kali pengiriman.

    • Jika Anda hanya menginginkan tiga atau empat ekor ayam sebagai permulaan, sebaiknya kombinasikan dengan pesanan dari peternak lokal lainnya untuk memenuhi jumlah minimum.
    • Jika memungkinkan, ketika Anda memesan, pastikan semua jenis ayam adalah betina. Jika terdapat ayam jantan, maka hal ini akan sedikit mengganggu karena ayam jantan bersifat agresif. Tanpa adanya ayam jantan akan membuat ayam betina lebih tenang ketika bertelur. Itulah mengapa ayam jantan tidak direkomendasikan pada awal mula pemeliharaan ayam.
    Pertimbangkan kembali ruang dan peralatan yang akan Anda butuhkan ke depannya. Pada awalnya, ayam peliharaan Anda akan membutuhkan sebuah tempat yang ukurannya hampir seperti kotak kardus atau kandang kelinci. Biasanya, dapat Anda tempatkan di dalam ruangan atau di garasi Anda. Kemudian, ketika mereka mulai senang untuk keluar ruangan, hal ini menandakan bahwa Anda membutuhkan sebuah kandang ayam yang akan menjadi tempat dimana mereka bertelur dan lebih aman dari serangan predator (hewan pemangsa).

    • Ketika ayam-ayam telah tumbuh besar, biasanya mereka tidak terlalu membutuhkan sebuah halaman yang besar untuk bermain di halaman. Faktanya, di beberapa bagian kota besar, populasi ayam semakin meningkat meskipun dipelihara dengan halaman yang kecil.

    TERNAK AYAM PETELUR – Kami bergerak di bidang pembesaran ayam petelur atau pullet dan pemasaran telur ayam. Dengan pelayanan yang baik selama pembesaran ayam untuk ayam petelur, kami telah berhasil membesarkan ayam petelur siap bertelur atau Pullet dengan sehat dan baik serta resiko kematian yang kecil dari keseluruhan populasi yang ada. Bergabung KLIK DISINI. Hubungi Kami di Tlp : 0813 3493 1175| Email : contact@company.com / info@company.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat