Tips Sukses Budidaya Telur Puyuh

HC Farm > Blog > artikel > Tips Sukses Budidaya Telur Puyuh

Tips Sukses Budidaya Telur Puyuh

Tips Sukses Budidaya Telur Puyuh – Melakukan cara budidaya telur puyuh saat ini juga sangat menguntungkan karena banyak sekali orang dan pengusaha bisnis mencarinya. Bagi anda yang tertarik dengan usaha telur puyuh, berikut cara budidaya telur puyuh bagi pemula.

  1. Lokasi Budidaya Telur Puyuh

Langkah pertama dalam cara budidaya telur puyuh yaitu memilih lokasi budidaya telur puyuh seperti berikut ini :

  • Pilihlah lokasi yang mudah dijangkau, jika bisa dekat dari rumah.
  • Pastikan lokasi bersih, memiliki udara segar, dan jauh dari daerah industri.
  • Lokasi harus memiliki keadaan baik dimana tidak rawan banjir.
  • Setelah anda menemukan lokasi yang tepat, sebisa mungkin lakukan pembersihan terlebih dahulu.
  1. Media Budidaya Telur Puyuh

Setelah anda menemukan lokasi tepat, langkah berikutnya yaitu membuat media budidaya telur puyuh. Media budidaya yang dimaksud yaitu kandang seperti berikut ini :

  • Buatlah kandang beratap dengan satu pintu menyerupai rumah tanpa sekat terlebih dahulu jika anda ingin beternak telur puyuh.
  • Setelah itu, pastikan bahwa suhu dalam kandang setara dengan suhu kamar yaitu sekitar 250
  • Beri lampu- lampu kecil dengan jenis 25- 40 watt dinyalakan pada siang hari dan lampu 60 watt untuk dinyalakan pada malam hari.
  • Usahakan kandang memiliki ventilasi untuk pertukaran udara dan celah masuknya sinar matahari.
  • Untuk setiap kandang berukuran 1m2 dapat menampung hingga 40 ekor burung puyuh saja.

  1. Bibit Puyuh Petelur

Langkah berikutnya setelah anda membuat kandang dalam cara budidaya telur puyuh yaitu memilih bibit puyuh petelur. Untuk bibit puyuh petelur yang anda pilih harus berkualitas dan siap budidaya seperti berikut ini :

  • Tujuan dari budidaya telur puyuh ini tentunya untuk menghasilkan panen telur puyuh melimpah untuk itu anda perlu memilih indukan betina dengan kondisi sehat.
  • Pastikan indukan betina pilihan anda merupakan indukan yang produktif.
  • Selain indukan betina, anda juga perlu memilih indukan jantan.
  • Pastikan kedua indukan jantan dan betina dengan jumlah sama dan ketika anda membelinya sudah berpasang- pasang.
  • Setelah anda mendapatkan bibit unggulan dan siap budidaya, masukkan ke dalam kandang yang sudah siap.
  1. Perawatan Puyuh Petelur

Langkah penting dalam cara budidaya telur puyuh berikutnya yaitu perawatan. Perawatan ini termasuk mulai dari pakan, kebersihan, dan masih banyak lagi seperti berikut ini :

  • Jagalah kebersihan kandang puyuh dengan melakukan pembersihan kandang jika bisa setiap hari dan maksimal 2 hari sekali.
  • Pastikan anda membersihkan kotoran dan sisa makanan pada kandang puyuh.
  • Perhatikan pakan puyuh, anda bisa memberi pakan berupa pelet, tepung, dan remah- remah.
  • Pemberian pakan harus rutin dan teratur jangan sampai telat memberi makan karena puyuh dapat stress.
  • Anda harus memberinya pakan setiap hari sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore, jangan lupa untuk selalu memperhatikan air minumnya juga.
  • Pastika anda setiap hari mengganti air minum puyuh agar tidak mudah terkena penyakit unggas.
  • Vaksin puyuh juga harus diberikan pada usia 4 hingga 7 hari, anda bisa memberikannya melalui tetes mata maupun mencampurnya dengan air minum. 
  1. Perawatan Masa Bertelur

Perawatan burung puyuh pedaging sangat berbeda dengan burung puyuh petelur berbeda pula dengan Cara Membuat Pupuk dari Kaldu Ikan, apalagi jika anda ingin mendapatkan hasil panen melimpah. Pastikan anda selalu memperhatikan burung puyuh anda dan melakukan perawatan dengan tepat saat usia burung puyuh sudah memasuki masa bertelur seperti berikut ini :

  • Setelah kedua indukan berumur sekitar 6 minggu, waktunya anda memisahkan antara indukan jantan dan betina.
  • Hal ini dilakukan agar produksi telur dapat melimpah dan dapat dijual sebagai telur puyuh bukan untuk ditetaskan.
  • Setelah itu letakkan indukan betina dalam satu kandang khusus, dalam satu kandang hanya boleh diisi oleh satu indukan betina saja.
  • Lakukan perawatan mulai dari menjaga pakan, kebersihan, dan vaksin.
  1. Panen Telur Puyuh

Setelah anda merawat indukan puyuh, langkah selanjutnya yang paling ditunggu- tunggu yaitu panen seperti berikut ini:

  • Panen telur puyuh bisa dilakukan setiap hari karena setelah masa perawatan, puyuh bisa bertelur setiap hari.
  • Panenlah setiap pagi pada pukul 6, ini untuk menjaga kesegaran telur.
  • Gunakan sarung tangan dan letakkan telur pada tempat sejuk.
TERNAK AYAM PETELUR – Kami bergerak di bidang pembesaran ayam petelur atau pullet dan pemasaran telur ayam. Dengan pelayanan yang baik selama pembesaran ayam untuk ayam petelur, kami telah berhasil membesarkan ayam petelur siap bertelur atau Pullet dengan sehat dan baik serta resiko kematian yang kecil dari keseluruhan populasi yang ada. Bergabung KLIK DISINI. Hubungi Kami di Tlp : 0813 3493 1175| Email : contact@company.com / info@company.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat